Latar Belakang

Indonesia merupakan negara yang besar dengan tingkat keberagaman yang sangat tinggi: 514 kota/kabupaten, 34 provinsi dan 715 bahasa daerah. Keberagaman yang ada memunculkan kesenjangan (inequality), kondisi dimana perkembangan di suatu wilayah tidak merata (Galor & Moav, 2004). Dari data tingkat kesenjangan global, Indonesia menempati peringkat 76. Hal ini berarti masih ada banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan terkait kesenjangan ini.

Kesenjangan yang ada berdampak pada sektor pendidikan. Daerah dengan perekonomian yang kuat tentu lebih mampu untuk mengakses kualitas pendidikan yang lebih baik. Sebagai contoh, adanya kampus terbaik di kota besar turut menarik pula talenta terbaik dari kota lain untuk merantau ke kota yang lebih besar tersebut. Hal ini disebut dengan brain drain, atau kekeringan “otak”. Docquier dan Rapoport (2012) mendefinisikan brain drain sebagai salah satu tantangan global yang harus diselesaikan.

Kabupaten Ngawi dikaruniai dengan agrikultur yang sangat luas. Hanya saja, patut diakui bahwa akses informasi dan persiapan generasi pemuda terbaik di Ngawi masih perlu banyak disokong supaya tidak tertinggal dari kota besar seperti Jakarta dan Surabaya. Sedangkan mempersiapkan generasi muda supaya dapat berkompetisi di level tertinggi, mendapatkan beasiswa di kampus terbaik dan kelak menjadi salah satu pemimpin negeri ini, membutuhkan bahan baku yang paling mahal: WAKTU dan INFORMASI.

RPIN Foundation didirikan untuk membantu generasi muda Ngawi mempersiapkan masa depan terbaik melalui serangkaian program unggulan berorientasi pada pendidikan yang ditawarkan. Mendapatkan inspirasi, informasi dan ilmu terkini merupakan langkah awal terbaik untuk investasi bagi diri dan keluarga. 

Tertanda,


Tim Pendiri RPIN Foundation

Referensi:

Docquier, F., & Rapoport, H. (2012). Globalization, Brain Drain, and Development. Journal of Economic Literature, 50(3). http://dx.doi.org/10.1257/jel.50.3.681

Galor, O., & Moav, O. (2004). From Physical to Human Capital Accumulation: Inequality and the Process of Development. Review of Economic Studies, 71. 

Kirshner, B. (2015). Youth Activism in an Era of Education Inequality. New York University Press.

Scroll to Top